Lewati navigasi

Category Archives: Catatan Ryan Yuniardo


Pasti kalian udah pada tahu kan kalo di indonesia, banyak banget aliran” atau ajaran” yang sesat. mulai dari Lia Eden, ampe yang baru” ini yang ngaku sebagai nabi terakhir di Sulawesi Selatan.

Nah, kalian udah pernah denger belum agama terbaru berbau Digital nan Modern. kalo belum tau. nih gw kasih tau! hehehe…
nama agamanya itu Googlism.

yap! Mereka penganut googlism menganggap bahwa google itu tuhan.
eitz, jangan heran dulu..

karena ternyata eh, ternyata mereka punya alasan kenapa google itu bisa disebut tuhan.

1. Tuhan itu maha tahu. nah, para googlisme itu juga menganggap bahwa google maha tahu. ini dibuktikan oleh para pelajar dan mahasiswa kayak gw. kalo ada tugas dari guru atau dosen yang susah. yah, tinggal copy paste dari google aja.

2.Kata para pemuka agama Tuhan itu ada dimana-mana, nah. si google juga pun begitu. semua orang sekarang ini bisa mengakses google dari mana” dari HP, dari Laptop and dari desktop juga bisa. iya kan?

3.Tuhan menjawab doa, nah google pun begitu. misalnya seorang ibu menderita kanker. lalu ia pun mensearch pengobatan kanker. dan dengan seketika ia mendapatkan informasi tentang pengobatan kanker. dan akhirnya sembuh.

4.Tuhan itu kekal, kata orang pinter “Google berpotensi abadi. Ia tidak dapat dianggap sebagai fisik yang seperti diri kita sendiri. Algoritmanya yang menyebar di banyak server, jika salah satu yang dibawa atau rusak, niscaya yang lain akan mengambil tempatnya.” jadi alias Google itu bisa aja Abadi selamanya.

5. Tuhan itu baik, yap kata si googlism pun begitu katanya “Google tidak bisa berbuat kejahatan”.

dan yang paling unik mereka sangat pintar meniru ajaran Kristiani. contohnya aja mereka menpunyai 10 perintah google yang di adaptasi dari 10 perintah Allah (Taurat) yang diambil dari kitab perjanjian lama Alkitab.

——————————————————————————————-
10 Perintah tuhan Google

Thou shalt have no other Search Engine before me, neither Yahoo nor Lycos, AltaVista nor Metacrawler. Thou shalt worship only me, and come to Google only for answers – Jangan percaya Search Engine yang lain selain Google

Thou shalt not build thy own commercial-free Search Engine, for I am a jealous Engine, bringing law suits and plagues against the fathers of the children unto the third and fourth generations – Jangan membangun Search Engine sendiri karena Google sangat pencemburu

Thou shalt not use Google as a verb to mean the use of any lesser Search Engine – Jangan gunakan kata Google untuk menyebut Search Engine yang lain

Thou shalt remember each passing day and use thy time as an opportunity to gain knowledge of the unknown – Gunakan waktumu untuk mencari informasi-informasi baru

Thou shalt honor thy fellow humans, regardless of gender, sexual orientation or race, for each has invaluable experience and knowledge to contribute toward humankind – hormati sesama manusia tanpa pandang ras ataupun jenis kelamin karena mereka juga punya penegetahuan yang kontribusinya dapat dipakai semua manusia

Thou shalt not misspell whilst praying to me – Jangan salah mengeja saat berdoa.

Thou shalt not hotlink – Jangan membuat hotlink

Thou shalt not plagiarise or take undue credit for other’s work – jangan menjiplak karya orang lain

Thou shalt not use reciprocal links nor link farms, for I am a vengeful but fair engine and will diminish thy PageRank. The Google Dance shall cometh – Jangan menggunakan link timbal balik karena akan menurunkan pagerank

Thou shalt not manipulate Search Results. Search Engine Optimization is but the work of Microsoft – Jangan memenaipulasi hasil pencarian dengan teknik-teknik SEO [Searh Engine Optimization]

————————————————————————————–

Selain punya 10 perintah google, mereka juga punya modifikasi doa bapa kami. yang bunyinya seperi ini :

Google kami, seni di cyberspace,
Domain suci, domain suci.
Milikmulah pencarian,
milikmulah hasil pencarian,
Pada 127.0.0.1 seperti di Googleplex.
Beri kami hari ini pencarian kami sehari-hari,
Dan ampunilah ’spam’ kami,
Seperti kami mengampuni orang yang memberi kami ’spam’.
Dan janganlah bawa kami ke dalam godaan,
Tetapi lepaskanlah kami dari Microsoft.
Milikmulah mesin pencari,
Dan kekuasaan,
Dan kemuliaan,
Selamanya.
Amin.

kalo kita lihat, diatas ada tulisan “lepaskanlah kami dari Microsoft” berarti secara
gak langsung mereka menganggap bahwa Microsof adalah hal yang jahat. ah, bisa aja deh nih googlism.

Menurut gw sih, tentang adanya agama nyentrik Googlism ini gak usah dianggep serius.
ini palingan cuma akal”an dari “Google Addict” supaya google gak kesaing ama mesin pencari yang lain. terutama saingan mereka yang terberat yaitu “Microsoft” yang udah ngeluarin mesin pencari bernama “Bing”.

Lagipula, malahan iman kita harusnya bertambah kuat. karena Tuhan (yang asli) telah menciptakan otak manusia dengan sangat cerdas sehingga mampu membuat program secanggih Google.

sehinga kalo kita butuh bantuan tinggal klik google saja. jadi, jangan menganggap google itu diatas kita apalagi menyamakan “dia” dengan Tuhan. menurut gw, mari kita anggap google hanya sebagai alat yang dibuat untuk membantu umat manusia.

Iklan


Tadi siang gw nonton berita tentang terbongkarnya sebuah aib yaitu tentang Fasilitas-fasilitas mewah yang tersedia di sebuah penjara “Rutan Pondok Bambu”. yap! Fasilitas mewah di PENJARA!!!

Kenapa dikatakan mewah? karena di dalam penjara yang tujuannya untuk membuat seseorang insyaf dan kapok malah terdapat AC, Tv flat, Kasur spring bed, dan Tempat Karaoke.

kalo kayak gitu sih bukannya bikin insyaf tapi malah bikin tuh penjahat and koruptor betah.

Sebenernya gak cuma di Rutan Pondok Bambu aja yang kayak gitu. di Bandung sini pun Rutan Sukamiskin yang terkenal denagn rutan tempat koruptor ditangkap, fasilitasnya juga nggak kalah mewah. Malah hal ini sudah menjadi rahasia Umum karena udah berlangsung lama dan disengaja oleh pihak sipir.

Oh iya, Pada bulan desember yang lalu kebetulan temen gw “Alfi Yusrina Ramadhani”pernah berkunjung ke Rutan Pondok dan dia bertemu dengan hal” yang unik dan menarik.

dan ini dia investigasi temen gw di Rutan Pondok Bambu.

What I’ve got after back from visiting a friend of my friend at Rumah Tahanan Negara Pondok Bambu.

First, I wanna say to God: Thanks God, Im still in Your way.
Well, today was my first time visit a jail. It was super, cant say by word, and so far away from my thoughts.

Penjara. Rumah Tahanan Negara Pondok Bambu.
Sebelumnya saya tidak memiliki banyak imajinasi mengenai kondisi di dalam penjara, memikirkannya pun jarang. Ketika ada tawaran dari ci Joy untuk menjenguk salah satu temannya, tanpa berpikir panjang saya langsung menyetujuinya.

Kronologis pengalaman saya mengunjungi Rutan Pondok Bambu.
Saya pergi bersama 5 orang teman. Hal pertama yang wajib dilakukan apabila ingin mengunjungi tahanan adalah mengambil nomor antrian. Sekitar pukul 12.00 kami tiba di Rutan Pondok Bambu, kami sudah mendapat antrian masuk ke-93. Bayangkan! Sipir akan memanggil lima nomor setiap kalinya. Alhasil, tertahanlah kami di depan rutan kurang lebih satu setengah jam dengan cuaca matahari yang panas terik.

Sebelum memasuki gerbang hijau itu, ada pemandangan kenyataan negeri ini yang membuat saya tersenyum setengah hati. Saya melihat sebuah keluarga dengan nomor antrian 185—dengan amat mudah—menyelipkan uang Rp30.000,00 untuk masuk rutan tanpa harus mengantri kepada sipir penjaga gerbang. Jelas-jelas, di depan bangunan rutan itu terpasang papan BESAR mengenai pasal dilarang menerima pungli (pungutan liar). Sebagai info tambahan, ternyata apabila memberikan Rp50.000,00 kita dapat langsung masuk tanpa harus mengambil nomor antrian. See,How very simple this life? Just like enter Dufan.

Ketika nomor antrian kami dipanggil, kami diberikan resi untuk masuk ke dalam rutan dan gadget-gadget yang kami bawa harap dititipkan. Kami diarahkan untuk mengikuti garis yang mengantar kami pada pos pemeriksaan pengunjung. Ternyata bayangan saya mengenai pemeriksaan yang ketat itu salah besar. Pemeriksaan rutan Pondok Bambu sangat tidak ketat, pengunjung tidak diraba-raba, barang bawaan pengunjung tidak di geledah seperti bandara, tidak ada dektektor bom seperti di mall-mall. Mungkin, untuk para teroris yang membaca tulisan saya dapat menjadi referensi menarik. Atau, kalau ada pengedar narkoba yang sedang online, silakan berjualan dengan bebas barang dagangan, Anda.

“Selamat datang di Rutan Pondok Bambu,” begitulah yang terbesit di benak saya begitu memasuki gedung bagian dalam. Kalau dari depan terlihat gerbang tinggi berwarna hijau, dari dalam akan terlihat seperti sekolah negeri yang muridnya menggunakan jaket hijau dan oranye. Suasananya sangat mirip sekolah yang sedang membagikan raport. Ramai sekali! Jangan harap menemukan ruang pemanggil tahanan seperti di film “Prison Break”! Bayangan saya tentang penjara yang tertata tertib, dan teratur seolah-olah runtuh ketika langkah pertama menginjak halaman rutan Pondok Bambu.

Saya tidak melihat sipir sedikit pun setelah memasuki arena berkunjung. Di manakah mereka bersembunyi? Untuk memanggil tahanan yang hendak kita kunjungi, kita perlu merogoh kocek—sayangnya saya kurang tahu berapa besarnya—untuk membayar calo, yang juga tahanan, itulah salah satu cara mereka untuk mendapatkan uang. Di sana tidak ada sipir yang bertugas memanggil para tahanan yang mendapat tamu.

Calo itu memberi kami sebuah karpet buluk hijau untuk duduk sambil menunggu tahanan yang ingin kami kunjungi. Sambil menunggu, kami ‘diwajibkan’ membeli minuman. Kami membeli The Botol Sosro dengan harga Rp6.000,00 per botol. Menarik bukan?

Tak berapa lama, datanglah tahanan yang saya maksud. Saya tidak mau menyebutkan namanya. Wanita itu sudah divonis penjara seumur hidup karena kasus penjualan narkoba. Ia sudah setahun tinggal di rutan itu. Ia tidak punya sanak saudara yang mengunjunginya, dua anaknya entah ada dimana sekarang.

Saya tidak banyak bicara atau pun bertanya, salah satu diantara kami memberikan banyak pertanyaan padanya. Banyak informasi mengenai kenyataan kehidupan penjara yang sudah saya duga-duga.
Pengetahuan baru yang saya dapatkan:
1. Kalian pikir masuk bui gratis? Bayar! Tahanan itu harus membayar Rp100.000,00 untuk memulai kehidupan barunya.
2. Kalian pikir tinggal di penjara gratis? Tidak, para tahanan harus membayar Rp50.000,00 seperti anak kos setiap bulannya.
3. Kalau kalian adalah tahanan yang tidak mempunyai kemampuan finansial yang memadai, kalian harus bekerja di dalam penjara. Pekerjaan yang ditawarkan ada: mencuci baju, membersihkan rutan, menjual rokok, menjual narkoba, menjual diri, menjual barang-barang yang kalian miliki, dan lain-lain.
4. Satu sel berisi sekitar 23-35 orang. Kalau WC di dalam sel mampet, para tahanan harus patungan uang untuk memperbaikinya. Kalau TV rusak, mereka harus patungan untuk membeli yang baru.
5. Jangan harap para tahanan akan diberi makan gratis. Jika tahanan hanya mengandalkan makanan dari pemerintah, mereka hanya mendapatkan nasi curah yang masih ada sisa gabah atau ada belatung, yang benar-benar tak layak dimakan. Untuk makan enak, mereka harus pergi membeli di kantin. Harga dua buah tempe Rp5.000,00, kalian bisa menghitung harga menu yang lain.
6. Kalian tidak hanya akan menemukan orang-orang bermuka gahar atau sangar, kalian malah mendapati artis, wanita berjilbab, dan wanita dengan dandanan super-duper menor dengan gincu murahan.
7. dan masih banyak lagi.

Penjara bukan suatu tempat pelajaran bagi tindak kriminal untuk bertobat. Penjara adalah sebuah sarana atau komunitas tempat berkumpulnya para penjahat. Bila kalian adalah seorang yang tidak mudah bergaul, sebaiknya hindari diri dari tindakan kriminal. Satu hal terpenting yang dibutuhkan bila membina kehidupan dalam penjara adalah sifat mudah bergaul.

Saya juga melihat Sheilla Marcia dan Jennifer Dunn yang sedang dikunjungi kerabatnya. Tak heran mereka begitu betah tinggal di Rutan Pondok Bambu. Saya melihat mereka begitu membaur dengan yang para tahanan lain, itu adalah kunci sukses pergaulan di rutan itu. Sheilla Marcia dengan kehamilannya yang tujuh bulan masih dapat berpenampilan cantik, ya iyalah di penjara aja masih sempet ekstensi bulu mata. Saya menemukan jawaban mengapa mimik Jennifer Dunn terlihat senang sewaktu kameramen “Insert“ mewawancarainya saat ia kedua kalinya masuk penjara.

Setelah pukul 16.00 WIB, bel berdentang tanda jam kunjung usai. Kami semua pulang membawa makna.

Pelajaran pertama: jangan terlalu banyak menonton Prison Break, sangat menjatuhkan martabat penjara di Jakarta.
Pelajaran kedua : selalu bawa alas duduk seperti mau ke Monas.

Multiply:http://gypsyholic.multiply.com/journal/item/308

Notes Alfi : http://www.facebook.com/notes/alfi-yusrina-ramadhani/what-ive-got-after-back-from-visiting-a-friend-of-my-friend-at-rumah-tahanan-neg/219746517837

Gak tau mimpi apa tadi malem, gw baru aja tadi dateng ke Kampus terbesar,terkeren,tercihuy se-indonesia dan nama Kampus itu adalah Universitas Indonesia.

Gak tau kebeneran apa nggak, emang tadi paginya gw mulai mikir gw udah lama pengen masuk UI tapi kenapa gw belum ada semangat untuk kesana.
Dan gw mulai teringat dengan kata-kata seorang Motivator yang berkata

“Untuk menjadi apa yang kamu inginkan, kamu harus berpikir seperti apa yang kamu inginkan”.

Dan Wholah, Demi untuk menjadi anak UI akhirnya gw berjalan seperti anak UI, Ngomong seperti anak UI, belajar seperti anak UI, makan seperti anak UI, Tidur seperti Anak UI, Pipis seperti anak UI, BAB seperti anak UI, dan bahkan Ngupil seperti anak UI. Sebenernya sih gw nggak tau cara ngupil anak UI itu kayak gmana, dan akhirnya gw tau anak UI itu ngupil pake jempol kaki.(Baca: Pantesan Lubang idungnya gede-gede).

Setelah gw bertingkah laku seperti anak UI, Tak dinyana dan diduga Si Chandra Ngomong ke Gw.

Chandra (Chz) : yan, Lu hari ini mau ikut gw gak?
GW : Kemana cut?
Chz : ketemu ama yang bakal bikin Tiket BM CUP.
GW : Gmana yak? liat ntar aja deh gw pengen belajar nih
(Kemungkinan besar menurut gw gaya anak UI bakal kayak gini)
Chz : Ya, udah tadinya gw pengen aja lu ke PERPUSTAKAAN FISIP UI
Gw : (Loncat dari Kursi dan langsung Koprol) What!!!?? Ke UI gw ikut
donk!!!
Chz : (yang Masih shock dengan Tingkah gw) Ok, ntar jam pelajaran ke 5
Kita cabut!.

akhirnya gw dan chandra ke UI, dengan naik kereta api ekonomi. di kereta gw pun ngobrol bareng Chandra.

Chz :yan, lu kayaknya girang banget gw ajak ke UI.
Gw :(sambil liatin Mbak-mbak cantik di depan gw) Ya iyalah, gw kan dari dulu udah
pengen masuk tuh kampus. siapa tau aja pas gw menghirup oksigen yang ada di UI
dan masuk ke paru-paru gw,trus dipompa oleh jantung, dialirkan oleh darah ke
otak gw. Gw bisa jadi termotivasi untuk masuk kesana.
Chz : Oh!!?? (gak ngerti)Emang, u mau masuk mana?
Gw : Masuk Hub. Internasional kalo nggak apa aja Asal di Fakultas FISIP.
Chz : Sama donk kaya gw, gw juga kalo nggak di UI ya di Unpar Bandung.

Setelah nyampe UI,Gw dan Chandra disuruh bertemu di Kantin FISIP. Karena Si Chandra gak mau nanya ke Mahasiswa apalagi mahasisiwi gw ditumbalkan untuk bertanya dimanakah letak Kantin iru berada. tibalah gw dan chandra disuatu tempat yang banyak mahasiswa-mahasiswi sedang makan.

Chz : yan, ayo masuk yan! siapa tau dia nunggu di dalem.
GW : ayo aja atuh!!!
Chz : Tapi gw malu yan, masa pake seragam SMA ntar kita bisa diperkosa mahasiswi-
mahasiswi satu kampus.
gw : Ya,udah telepon gih sana…
Chz : Ok ! gw telepon si tomas dulu.(akhirnya Si Chandra Nelpon)
gw : Gmana?
Chz : Katanya, dia ada disini.
Gw : Jangan-jangan ini bukan kantin Fisip!

tiba-tiba….

Tomas (Tomz) : Woi!!, ngapain lu disana??
Gw & Chz : Lho???
Tomz : Lu Chandra kan?
Chz : Iya!
Gw : Lho, bukannya kita disuruh nunggu dikantin sini?
Tomz : Ini mah, kantin psikologi tau!!!

ternyata, gw dan Chandra menunggu selama 1/2 jam di Kantin yang salah. pengalaman memalukan di Calon kampus gw itu.

akhrirnya, bisnis dijalankan dan gw banyak berukar pendapat dengan Si TOmaz yang ternyata Alumnus dari SMA Budi Mulia tentang kehidupan kampus UI. dan gw baru sadar ternyata anak UI tidak Ngupil tidak pake jempol kaki.

Yeah…..
akhirnya setelah satu bulan jiwa gw terpuruk…
Nyunslep gak karuan…

gw dah mulai bangkit menghaapi semuanya…
dari Sekolah, Rumah ampe Temen”…

Buat Puisi Ah….
Judulnya

Pecundang
karya Ryan
Mungkinkah Suatu hari nanti aku mampu
Untuk menyatakan perasaan ini…
Tidak Sekarang…. Tapi kapan….
Indahnya Wajahmu….
Akan Mengubah Hidupku menjadi seorang ksatria….
Ramahnya Sikapmu….
Akan Mengubah Hidupku menjadi Seorang pangeran cintamu…

Kalo, gw sadari sebenarnya kehidupan gw ini indah banget….
gmana nggak, setiap hari, gw bersyukur akan kehidupan ini….

gw ngeliat banyak banget temen” yang ngedukung gw, Bonyok and adek” yang gw sayangi serta semua anugerah yang di berikan Tuhan ama gw….

Tapi, gw sadari banyak banget kekurangan yang gw lakukan dan menyakiti hati Tuhan….

Ampunilah segala kesalahan saya ya Tuhan….

dan gw juga ingin mempunyai kembali semangat yang dulu pernah ada di hati gw…

semangat yang memebuat gw sangat hebat….

dan semangat itu yang memebuat setiap hari gw bahagia…..

pokoknya, jika kamu sekarang sedang BT atau sedih

lihatlah sekitarmu, dan bersyukurlah

karena, Sesuatu kamu syukuri sebenarnya ada di hadapanmu…

Anjrit….,
Akhirnya setelah 3 minggu, gw memakai motor….
gw ditilang lagi…

bangke, banget tuh polisi….
duit gw dikures habis sampe 50ribu…
sebenarnya, gw gak mau make motor gw yang Shogun coz, tuh motor gak ada kaca spionnya and, gw lebih milih make motor yang supraFit…..
tapi, kata bokap gw motor yang supraFit mw dipake ke Cibinong ama bokap gw….

padahal, gw dah punya pengalaman ditilang dengan kasus yang sama juga yaitu motor gw gak ada Spionnya…..
pas, yang pertama gw ditilang sama sepupu gw dan dikures 100ribu….

tapi, gak tau kenapa tuh polisi ngasih ke gw diskon 50% jadi 50ribu aj..
apa gara” muka gw yang memelas…. sehingga membuat polisi itu muak dan memberi gw potongan harga 50ribu….

dan sekarang gw dah makin kapok kalo ke jalan motor gak pake spion….

Btw. Buat pak polisi jangan suka nilang anak muda sembarangan donk pak…..
lebih baik bapak, tolong tangkepin koruptor aj….
wkakakakakak….